Sebagian
orang menganggap bahwa menunggu itu adalah suatu hal yang sangat membosankan. Kadang,
menunggu itu bikin emosi, ingin marah, ngantuk, membuat perasaan jadi campur aduk,
dan deg-degan tidak karuan. Beberapa orang yang saya jumpai di halte, stasiun,
atau antrian biasanya mereka memanfaatkan waktu tunggu itu untuk otak-atik
handphone, entah sms-an, telepon, buka facebook, twitter, atau jaringan sosial lainnya
yang sekarang ini sudah beredar di tengah masyarakat.
Nah, kebetulan saya saat ini sedang menunggu tamu di kantor. Janji datang jam 09.00, tapi masih belum terlihat batang hidungnya. Sebenarnya saya juga tidak suka kalau menunggu terlalu lama. Tapi tidak ada salahnya kan kalau saya memanfaatkan waktu tunggu ini untuk menulis, sambil melenturkan jemari yang sudah lama kaku.




